PENGARUH PIJAT BBLR TERHADAP BERAT BADAN PADA BAYI DENGAN BBLR DI RUANG PERINATOLOGI RSU PROVINSI JAMPANG KULON KABUPATEN SUKABUMI

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Yuyun Yunengsih

Abstract

BBLR memiliki dampak terhadap peningkatan angka disabilitas, morbiditas dan mortalitas neonatus, bayi dan anak. Indikator yang senantiasa menjadi tolak ukur dalam pertumbuhan perkembangan bayi salah satunya ialah berat badan. Pada BBLR pertambahan berat badan dianggap sebagai indikator kesehatan yang baik. Salah satu intervensi keperawatan yang dapat dilakukan sebagai tatalaksana peningkatan bayi BBLR ialah dengan memberikan stimulasi dengan pijat BBLR. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pijat BBLR terhadap berat badan bayi pada bayi dengan BBLR. Pjat BBLR adalah pijatan berupa sentuhan dengan melakukan penekanan lembut pada bagian kepala, leher, punggung, lengan, dan kaki yang dilakukan terhadap bayi BBLR. Jenis penelitian adalah quasi eksperimen dengan desain pre dan post dengan kelompok kontrol. Populasi sebanyak 38 orang, sampel sebanyak 34 responden dengan masing-masing 17 responden pada kelompok intervensi dan kontrol. Pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Analisis statistik menggunakan paired sample t-test dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh pijat BBLR terhadap berat badan bayi BBLR pada kelompok intervensi maupun kontrol dengan masing-masing P-value 0,000. Kesimpulan, terdapat pengaruh pijat BBLR terhadap berat badan bayi BBLR. Diharapkan pihak manajemen rumah sakit agar mempertimbangkan pijat bayi sebagai standar prosedur operasional (SOP) yang dapat dipergunakan untuk meningkatkan berat badan bayi BBLR.


 


Kata Kunci       : Bayi, Berat Badan Lahir Rendah, Pijat

##plugins.themes.academic_pro.article.details##