HUBUNGAN PERUBAHAN FUNGSI SEKSUALITAS DENGAN FREKUENSI HUBUNGAN SEKSUAL PADA LANSIA WANITA USIA 45-59 TAHUN DI KELURAHAN TIPAR WILAYAH KERJA PUSKESMAS TIPAR KOTA SUKABUMI

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Nuur Octascriptiriani
Kusuma Putri

Abstract

Masalah kesehatan pada lansia wanita mengenai kesehatan reproduksi salah satunya penurunan fungsi organ reproduksi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan perubuhan fungsi seksualitas dengan frekunsi hubungan seksual pada lansia Wanita usia 45-59 tahun di kelurahan tipar wilayah kerja puskesmas tipar kota sukabumi. Desain penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah lansia wanita usia 45-59 tahun dengan jumlah sampel 285 lansia wanita dengan cluster random sampling. Uji hipotesis menggunakan chi-square. Hasil penelitian, sebagian besar mengalami disfungsi seksual sebanyak 188 orang (72,3%) dan tidak aktif melakukan hubungan seksual sebanyak 137 orang (52,7%). Terdapat hubungan antara perubahan fungsi seksualitas dengan frekuensi hubungan seksual pada lansia wanita usia 45-59 tahun dengan Chi Square P value  =0,000. Simpulan terdapat hubungan antara fungsi seksualitas dengan frekuensi hubungan seksual pada lansia wanita usia 45-59 tahun di Kelurahan Tipar Wilayah Kerja Puskesmas Tipar Kota Sukabumi. Disarankan kepada puskesmas Tipar untuk melakukan konseling mengenai sistem reproduksi serta konseling mengenai aktivitas seksual pada lansia, karena aktivitas seksual pada lansia merupakan kebutuhan dasar yang bertujuan untuk menjaga keharmonisan keluarga.


 


Kata Kunci       : Perubahan, Fungsi Seksualitas, Frekuensi Hubungan Seksualitas

##plugins.themes.academic_pro.article.details##