Efektivitas pendidikan kesehatan menggunakan permainan monopoli terhadap pengetahuan remaja tentang pendewasaan usia perkawinan

Authors

  • Hafsah Qurotun Aini Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.62094/jhs.v14i2.242

Keywords:

Monopoli, pendewasaan usia perkawinan, pendidikan kesehatan, pengetahuan, remaja

Abstract

Pendahuluan: Pernikahan pada usia muda tetap menjadi tantangan besar di Indonesia karena membawa dampak buruk bagi kesehatan ibu dan anak serta menurunkan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, pendidikan tentang pendewasaan usia perkawinan (PUP) sangat diperlukan untuk meningkatkan kesadaran di kalangan remaja. Penggunaan media interaktif, seperti permainan monopoli, terbukti efektif dalam menyampaikan pesan kesehatan dengan cara yang menarik dan senang dimengerti. Tujuan riset ini untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan menggunakan permainan monopoli terhadap pengetahuan remaja tentang pendewasaan usia perkawinan.

Metode: Penelitian ini menggunakan desain Pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretestt-postest. Sampel diambil secara cluster random sampling sebanyak 32 responden. Analisis statistic menggunakan Paired T-Test.

Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rata-rata pengetahuan pre-test adalah sebesar 29,12 (±3,066). Adapun nilai rata-rata pengetahuan post-test adalah sebesar 41,16 (±4,274). Pendidikan kesehatan menggunakan permainan monopoli terhadap pengetahuan remaja tentang pendewasaan usia perkawinan efektif (p = 0,000).

Kesimpulan: Pendidikan kesehatan menggunakan permainan monopoli terhadap pengetahuan remaja tentang pendewasaan usia perkawinan di SMPN Satu Atap Terapu 1 Linggarsari Kabupaten Purwakarta Tahun 2025 efektif.

Downloads

Download data is not yet available.
Abstract View: 25

References

Daswito, R., Gunnara, H., Yuhesti, M., Vebyola, A. D., Shella, A., Arfani, A., Saputra, D., Arizki, E. P. F., Aillen, E. A., Maharani, N. E., Sugita, P., Sartika, V. S., & Rahma, Z. N. (2024). Edukasi Kesehatan di Sekolah Menggunakan Metode Permainan Monopoli Kesehatan di SMA Negeri 1 Teluk Sebong. Segantang Lada: Jurnal Pengabdian Kesehatan, 2(1), 19–25. https://doi.org/10.53579/segantang.v2i1.171

Destiwati, R., & Wafa, U. (2024). Strategi Komunikasi Tenaga Kesehatan melalui Program Promosi Kesehatan. Journal of Humanities and Social Sciences, 5(2), 697–710. https://doi.org/10.33367/ijhass.v5i2.5627

Dianaturrohmah, D., Nurnaningsih, H., Fatimah, S., & Mulyanti, S. (2025). Efektivitas Permainan Monopoli Kesehatan Gigi Sebagai Media Edukasi Dalam Meningkatkan Pengetahuan Pemeliharaan Kesehatan Gigi. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandun, 17(1), 398–405. https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v17i1.2709

Dinastiti, V. B., & Jaya, S. T. (2020). Peningkatan pengetahuan tentang pendewasaan usia perkawinan dan hak-hak reproduksi bagi remaja di Desa Ringinpitu Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri. Journal of Community Engagement in Health, 3(2), 233–238. https://doi.org/10.30994/jceh.v3i2.71

Fikry, M., Arsyad, M. N., & Sunuyeko, N. (2024). Pengembangan media monopoli dalam meningkatkan motivasi serta minat pada mata pelajaran IPS kelas 7 SMP. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(3), 1574–1582. https://doi.org/10.51169/ideguru.v9i3.987

Hamidah, S., & Rizal, M. S. (2022). Edukasi kesehatan reproduksi dan perkembangan remaja di panti asuhan yatim muhammadiyah kecamatan gresik kabupaten gresik jawa timur. Journal of Community Engagement in Health, 5(2), 237–248. https://doi.org/10.30994/jceh.v5i2.384

Khasanah, U. N., Marcelina, S. T., & Mansur, H. (2024). The Effect of “MOLKESPRO” Educational Media on The Level of Knowledge of Early Adolescents about Reproductive Health. EMBRIO: Jurnal Kebidanan, 16(1), 28–34. https://doi.org/10.36456/embrio.v16i1.7286

Lestari, R. T., & Fitriana, Y. (2023). The Role of the Midwife in Fulfilling the Reproductive Rights of Adolescents at the Dlingo 1 Health Center, Bantul. Soepra Jurnal Hukum Kesehatan, 9(1), 40–53. https://doi.org/10.24167/sjhk.v9i1.10028

Meliati, L., & Sundayani, L. (2021). Upaya Peningkatan Pengetahuan Remaja Dalam Pendewasaan Usia Perkawinan Dimasa Pandemi Covid-19. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 5(1), 919–925. https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6560

Millenia, M. E., Ningsih, F., & Tambunan, L. N. (2022). Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja tentang Bahaya Pernikahan Dini. Jurnal Surya Medika (JSM), 7(2), 57–61. https://doi.org/10.33084/jsm.vxix.xxx

Nst, A. A., Dini, A., Fasion, A., Sunarsih, T., & Rahmawati, D. (2023). Dampak pernikahan dini terhadap kesehatan reproduksi: Literature review. Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda, 9(2), 126–133. https://doi.org/10.52943/jikebi.v9i2.1387

Pratama, A., & Rahmadi, M. T. (2024). Kompleksitas efek domino dari tren pernikahan dini yang mendarah daging. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 13(1), 103–112. https://doi.org/10.23887/jish.v13i1.73225

Putri, V. S., Apriyali, A., & Armina, A. (2022). Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan dan Tindakan Keluarga dalam Pencegahan Penularan Tuberkulosis. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 11(2), 226–236. https://doi.org/10.36565/jab.v11i2.520

Putri, Y. H. S., Maryati, I., & Solehati, T. (2025). Interventions to Improve Sexual and Reproductive Health Related Knowledge and Attitudes Among the Adolescents: Scoping Review. Risk Management and Healthcare Policy, 18, 105–116. https://doi.org/10.2147/RMHP.S490395

Safira, L., Judiasih, S. D., & Yuanitasari, D. (2021). Perlindungan Hukum Terhadap Anak Yang Melakukan Perkawinan Bawah Umur Tanpa Dispensasi Kawin Dari Pengadilan. ACTA DIURNAL Jurnal Ilmu Hukum Kenotariatan, 4(2), 210–225. https://doi.org/10.23920/acta.v4i2.521

Taufikurrahman, T., Zulfi, A. N., Irmawati, E. F. F., Setiawan, W. P., Azizah, P. N., & Soeliyono, F. F. (2023). Sosialisasi pernikahan usia dini dan edukasi kesehatan reproduksi remaja sebagai upaya pencegahan stunting di Desa Pabean, Kabupaten Probolinggo. Scientia: Jurnal Hasil Penelitian, 8(1), 73–88. https://doi.org/10.32923/sci.v8i1.3379

Widiyanto, A., Pradana, K. A., Peristiowati, Y., Ellina, A. D., Atmojo, J. T., Fajriah, A. S., & Handayani, R. T. (2021). Efektifitas pendidikan kesehatan dengan model word square terhadap keterampilan pemeriksaan payudara sendiri (Sadari) Di Desa Gembol, Ngawi. Avicenna: Journal of Health Research, 4(1), 135–144. https://doi.org/10.36419/avicenna.v4i1.467

Yuwani, H. U., & Purwati, P. (2025). Perbedaan Tingkat Pengetahuan Tentang Pendewasaan Usia Pernikahan (Pup) Terhadap Kejadian Pernikahan Dini Pada Remaja Putri Di Wilayah Kerja Puskesmas Karangjambu. Jurnal Insan Cendekia, 12(1), 12–19. https://doi.org/10.35874/jic.v12i1.1421

Zaman, F., & Izzuddin, A. (2024). Program Pendewasaan Usia Perkawinan Sebagai Upaya Membentuk Keluarga Harmonis Perspekif Maqasid Al-Syariah Jasser Auda. Sakina: Journal of Family Studies, 8(3), 380–399. https://doi.org/10.18860/jfs.v8i3.9487

Downloads

Published

2025-11-01

How to Cite

Aini, H. Q. . (2025). Efektivitas pendidikan kesehatan menggunakan permainan monopoli terhadap pengetahuan remaja tentang pendewasaan usia perkawinan. Jurnal Health Society, 14(2), 143–149. https://doi.org/10.62094/jhs.v14i2.242